WELCOME TO MY BLOG... :))) BUTUH PERJUANGAN DALAM MENGARUNGI HIDUP, BUAT YANG TERBAIK DALAM HIDUPMU.....

Sabtu, 02 Februari 2013

7 teori konspirasi terbesar dunia

Teori konspirasi (conspiracy theory) adalah teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok orang atau organisasi rahasia yang sangat berkuasa atau berpengaruh. Banyak teori konspirasi yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian tersebut. Berikut saya coba uraikan Teori Konspirasi yang sangat berpengaruh di dunia. Namun jangan dianggap sebagai sebuah fakta (kebenaran) yang mutlak, karena teori konspirasi sendiri tidak butuh sebuah pengakuan pembenaran.
1. Pembunuhan Abraham Lincoln
Abraham Lincoln adalah presiden Amerika ke 16 yang memegang masa jabatan dari 1861 sampai saat dia meninggal pada tahun 1865. Lincoln terkenal dengan perjuangan kebebasan di Amerika Serikat hingga mengakibatkan perang saudara.
Pada pertengahan perang saudara, Presiden Abraham Lincoln mengeluarkan Proklamasi Pembebasan yang mengubah hajat hidup orang banyak di Amerika. Proklamasi itu menyatakan semua budak belian di negara-negara bagian ataupun daerah-daerah negara-negara bagian yang melawan Amerika Serikat akan bebas mulai 1 Januari 1863.
Proklamasi itu mencetuskan semangat semua orang yang memperjuangkan kebebasan, dan menjadi pendorong ke arah penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat.
Presiden Abraham Lincoln dipilih kembali pada 1864, di tengah-tengah kemenangan-kemenangan militer Amerika Serikat menuju berakhirnya Perang Saudara.. Dalam merencanakan perdamaian Presiden Abraham Lincoln bersifat fleksibel dan bermurah hati.
Presiden Lincoln tertembak di teater Ford, Washington, Amerika Serikat, pada 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya tanggal 15 April 1865 pada usia 56 tahun. Pembunuhnya, John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara dan ia menentang kebebasan orang Afrika-Amerika. Dengan hanya ada seorang pengawal yang berada di teater, Booth mendapatkan kesempatannya menembak Lincoln. Ia menunggu hingga tawa memenuhi ruangan dan menembak presiden tepat di kepala. Booth pun kabur dan tertangkap serta tertembak 12 hari kemudian.
Namun kejanggalan muncul karena Lincoln hanya ditemani seorang pengawal ketika berada di tempat umum, hingga muncul berbagai teori konspirasi. Ada sebuah teori yang mengubungkan perisriwa tersebut dengan kelompok Jesuit,yaitu perkumpulan yang sangat berkuasa waktu itu yang bertujuan menghancurkan konstitusi Amerika. Kelompok ini tidak senang dengan adanya Proklamasi Pembebasan karena merugikan kaum Jesuit yang merupakan para tuan tanah. Hal lain adalah penolakan Abraham Lincoln dengan rencana kelompok Jesuit mendirikan Kartel Perbankan Nasional. Lincoln menganggap hal itu hanya akan menguntungkan kaum elite Amerika. Kaum Jesuit inilah yang kemudian dianggap merancang pembunuhan terhadap Lincoln di teater Ford.
2. Tenggelamnya Kapal Titanic
RMS Titanic adalah sebuah kapal penumpang super Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik Utara pada tanggal 15 April 1912 setelah menabrak sebuah gunung es pada pelayaran perdananya dari Southampton, Inggris ke New York City. Tenggelamnya Titanic mengakibatkan kematian sebanyak 1.514 orang dalam salah satu bencana maritim masa damai paling mematikan sepanjang sejarah. Titanic merupakan kapal terbesar di dunia pada pelayaran perdananya. Satu dari tiga kapal samudra kelas Olympic dioperasikan oleh White Star Line. Kapal ini dibangun pada 1909 sampai 1911 oleh galangan kapal Harland and Wolff di Belfast. Kapal ini sanggup mengangkut 2.224 penumpang.
Para penumpangnya terdiri dari sejumlah orang terkaya di dunia, serta lebih dari seribu emigran dari Britania Raya, Irlandia, Skandinavia, dan negara-negara lain yang mencari kehidupan baru di Amerika Utara. Kapal ini dirancang senyaman dan semewah mungkin, dengan dilengkapi gimnasium, kolam renang, perpustakaan, restoran kelas atas dan kabin mewah. Kapal ini juga memiliki telegraf nirkabel mutakhir yang dioperasikan untuk keperluan penumpang dan operasional kapal. Meski Titanic mempunyai perlengkapan keamanan yang maju seperti kompartemen kedap air dan pintu kedap air yang bisa dioperasikan dari jarak jauh, kapal tersebut tidak memiliki sekoci yang cukup untuk menampung seluruh penumpang kapal. Karena regulasi keamanan laut yang sudah kuno, Titanic hanya mengangkut sekoci yang hanya mampu menampung 1.178 penumpang, sepertiga dari total penumpang dan awak kapalnya.
Dalam sebuah ekspedisi tahun 2005 John Chatteron dan Richie Kohler melakukan penyelaman yang menggungkap penyebab tenggelamnya Titanic. Diketemukan bahwa 2 bangkai Titanic berukuran 90 kaki dan 30 kaki terpisah sejauh 1 mil, hal ini sangat mustahil bila hanya dikarenakan sebuah benturan di dasar laut. Terlebih menurut kesaksian penumpang Titanic setelah kejadian, Titanic terus melaju setelah benturan dan dalam waktu 2 jam 40 menit menungging tegak lurus tenggelam di Samudra Atlantic. Dalam penelitian mereka menyimpulkan Titanic terbelah 4 bagian saat masih berada di atas air, bukan terbelah jadi 2 seperti teori yang telah ada. Hingga muncul pertanyaan apa sebab Titanic mampu terbelah 4 saat di atas air ?
Sebuah teori konspirasi menyebutkan bahwa terpentalnya bangkai Titanic sejauh 1 mil karena adanya tambahan ledakan bom di badan Titanic. Hal tersebut telah lama direncanakan sejak awal pembuatan Titanic dengan tujuan melenyapkan beberapa tokoh berpengaruh di dalam kapal.
Tahun 1910 di Jenkyll Georgia 7 orang merencanakan terwujudnya kartel Perbankan Nasional (Federal Reserve), menghasilkan korporasi antara J.P Morgan, Rothschild dan Rockfeller yang dikendalikan oleh Jesuit (Perkumpulan sangat berkuasa waktu itu yang bertujuan menghancurkan konstitusi Amerika dan menumbuhkan dominasi Katolik di dunia). Perkumpulan ini melakukan segala cara untuk mewujudkan rencananya, hingga melenyapkan para penentang Federal Reserve.
John Jacob Aster V, Isidor Streves dan Benjamin Guggenheim merupakan orang terjaya berpengaruh di dunia penentang tujuan Jesuit. John Jacob bersama Hakim Makamah Tinggi Amerika ( Louis D Brandeis) bahkan menggunakan kekayaannya untuk menentang Federal Reserve dan mengalangi terjadinya Perang Dunia I. Untuk membunuh mereka sangat sulit, sehingga dibuatlah sebuah iklan besar-besaran guna menarik perhatian mereka mengikuti pelayaran perdana kapal Titanic. Sejak awal pembuatannya, J.P Morgan (tokoh Jesuit) telah mengambil alih White Star Line dan telah lama merencanakan tragedy Titanic.
Kapten Kapal Titanic Edward J. Smith adalah seorang Master Jesuit yang mendapat perintah dari atasannya Francis Bowne (Jesuit General di Irlandia) untuk melakukan “ deathship” dengan menabrakkan Titanic dengan gunung es dan memasang bom di badan Titanic. Itulah mengapa sang kapten kapal menghiraukan peringatan adanya gunung es sebanyak 2 kali dan membawa Titanic dengan kekuatan penuh 22 knots di gelapnya malam menuju jalur yang sesat hingga menabrak gunung es. Kemudian Desember 1913 Federal Reserve sebagai perusahaan swasta berhasil didirikan. 

3. Penembakan John F. Kennedy
Pada tanggal 22 November 1963 John F Kennedy ditembak mati saat iring-iringan mobil kepresidenannya melintasi area Dealey Plaza , Dallas oleh penembak dari atas sebuah bukit kecil. Siapa yang telah membunuh Kennedy? Hampir semua pakar teori konspirasi mengakui bahwa Lee Harvey Oswald menembak Kennedy dari sebuah kantor bank.
Di luar fakta ini karena tersangka tertembak mati sebelum sempat diajukan di pengadilan kemudian beredar sangat banyak teori-teori konspirasi yang melahirkan spekulasi tak ada akhir yang kemudian menjadi ratusan buku, artikel-artikel, dan film-film. Adakah seorang pembunuh kedua yang barangkali berada di dekat "bukit kecil penuh rumput"? Dan jika memang Oswald ini melakukannya sendirian, siapa yang memberinya perintah? Para aktivis musuh Fidel Castro? Boss-boss organisasi kriminal? Seorang suami yang cemburu terhadap Kennedy yang suka menggoda perempuan? Meskipun Warren Commission melaporkan suatu kesimpulan bahwa Oswald bertindak sendirian, tetapi pada tahun 1979 sebuah laporan dari The House Select Committee on Assassinations (Organisasi Komite Pengambil Keputusan tentang Pembunuhan) menyarankan bahwa benar-benar ada sebuah konspirasi, dan mungkin ada lebih dari satu penembak. Dalam kompleksitas yang demikian dan kasus sensasional, teori-teori konspirasi bisa menjadi hidup.
Teori yang paling heboh tentang kematian Kennedy adalah adanya keterkaitan dengan sekelompok Yahudi (Zionis Internasional) yang sangat berpengaruh di AS. Kelompok ini berusaha untuk menggagalkan terwujudnya Perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement Genewa. Perjanjian tertanggal 21 November 1963 ( beberapa hari sebelum kematian Kennedy) antara Pemerintah AS dengan Indonesia itu berisi tentang tanggung jawab AS untuk memberikan komisi atas penggunaan asset Indonesia oleh AS. Kelompok Zionis tidak mau melihat AS bangkrut karena mematuhi perjanjian tersebut, juga tidak rela melihat RI menjadi kuat secara ekonomi di samping sumber daya alam dan manusia yang besar.
Kelompok Zionis bertekad untuk menghabisi nyawa atau minimal mengakhiri karir politik kedua pemimpin negara tersebut sebelum jatuh tempo dimulainya pembayaran dana kepada Indonesia tanggal 21 November 1965 ( 2 tahun setelah penandatanganan perjanjian), selain ingin menguasai asset dalam perjanjian untuk mendanai gerakan Zionis dalam menguasai perekonomian dunia. Kelompok Zionis yang berhasil menghasut petinggi CIA akhirnya berhasil merencanakan pembunuhan Presiden AS, John F. Kennedy
.
4. Kejatuhan Pemerintahan Soekarno
Presiden Soekarno merupakan salah satu pemimpin dunia yang sangat idealis. Sepanjang pemerintahannya beliau berusaha untuk membangun negara berdasarkan kemandirian . Hal tersebut mendorongnya untuk anti terhadap imperialism yang pernah bercokol lama di Indonesia. Soekarno membagi dunia menjadi 2 kubu, Pertama kubu OLDEFO atau Old Emerging Forces, terdiri dari pemerintah-pemerintah negara industri kapitalis bersama-sama elite feudal dan kompradore di negara-negara sedang berkembang. Di sisi lain terdapat NEFO, atau New Emerging Forces, yang merupakan pemerintah, bangsa, dan rakyat progresif negara sedang berkembang serta bersama-sama rakyat-rakyat progresif di negara industri kapitalis. Bung Karno yang lebih condong ke NEFO dan dekat dengan Rusia sangat anti terhadap Pemerintah AS yang ingin menancapkan kekuatan impperialismenya di dunia.
Pemerintahan Soekarno sangat mengusik AS, bahkan semakin menguat dengan terjadinya Perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement Genewa 21 November 1963. Menurut beberapa pendapat, AS melalui CIA telah berusaha menghancurkan kesatuan NKRI dengan memberikan bantuan pada kelompok sparatis seperti RMS dan dalam perebutan Papua Barat antara Indonesia-Belanda. Beberapa percobaan pembunuhan Soekarno tahun 50-an disinyalir melibatkan peran CIA. Akhirnya tahun 1956, CIA merekrut sejumlah elit Indonesia untuk dididik di AS yang kemudian dikenal sebagai Mafia Berkeley secara diam-diam, juga merekrut sekelompok perwira Angkatan Darat untuk dijadikan Our Local Army-Friend. Lewat silent-operation, Soekarno akhirnya berhasil dikudeta di tahun 1965 dan naiklah Jenderal Harto sebagai penggantinya.
5. Kecelakaan Putri Diana
Peristiwa kecelakaan berujung kematian Putri Diana bersama kekasihnya Dodi al-Fayed pada tanggal 31 Agustus 1997 di terowongan jalan raya Paris menimbulkan teori-teori konspirasi yang beragam. Seperti halnya kasus kematian John F. Kennedy, gagasan mengenai orang yang dicintai publik dan figur kelas tinggi yang tiba-tiba terbunuh sangat menggoncangkan.
Michael Mansfield, pengacara yang mewakili ayah Dodi, Mohamed al-Fayed, memaparkan kesimpulan penyelidikan melalui memoar yang diterbitkannya. Dalam memoar itu, Mansfield menyimpulkan ada upaya menakut-nakuti mantan menantu kerajaan Inggris itu untuk menghentikan aktivitas kemanusiaannya dan mengakhiri hubungan dengan Dodi al-Fayed. Tapi teror itu tidak berjalan semestinya, hingga berujung tewasnya pasangan itu pada tahun 1997 di Paris dalam sebuah kecelakaan mobil.
Diana yang semasa hidupnya terkenal berjiwa sosial tinggi, gencar mengampanyekan isu melawan penggunaan ranjau darat, yang notabene merupakan “lahan garapan” agen rahasia Inggris. Aktivitas teror terhadap sang putrid meningkat beberapa bulan sebelum kematiannya. Penjelasan tentang sebuah kebetulan yang aneh, bahwa 'sebelum meninggal Diana sempat menyatakan ketakutan akan dibunuh dalam sebuah plot kecelakaan mobil'.
Sejak hubungan cintanya kandas dengan pangeran Charles, putri asal Wales ini kerap “berkicau” mengenai urusan internal keluarga kerajaan Inggris. Resmi bercerai tahun 1996, Diana makin gemar melempar kritik tajam pada keluarga kerajaan.
Pihak yang merasa terusik mencoba menghentikan langkah Diana dan menjadi putri manis saja.
Mengutip pernyataan Mohamed al-Fayed, Diana terbunuh oleh konspirasi yang melibatkan mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair, intelejen Inggris, dan duta besar Inggris untuk Perancis.
Sekalipun pihak yang tertuduh mengelak, juri pengadilan yang menggelar kasus Diana pada April 2008, menyimpulkan kasus ini murni pembunuhan dan menyalahkan supir Diana, Henri Paul yang lalai dalam mengemudi karena berusaha menghindar dari kejaran paparazzi.
6. Tragedi WTC 9/11
Bukti yang berlimpah mengarahkan pada kesimpulan bahwa serangan teroris yang terjadi terhadap gedung kembar WTC (World Trade Center) di New York pada tanggal 11 September 2001, adalah benar-benar hasil dari sebuah konspirasi. Tidak ada keraguan tentang itu: Baik dari dekat atau sepintas lalu apabila memperhatikan bukti membuatnya jelas bahwa ada sesuatu yang secara hati-hati direncanakan dan dieksekusi oleh para konspirator. Pertanyaannya, tentu saja, adalah siapa saja para konspirator tersebut? Osama bin Laden dan teman-temannya yang menjadi pembajak-pembajak adalah bagian dari konspirasi, tapi bagaimanakan kedudukan President Bush dan Wakil President Dick Cheney dalam kasus ini? Apakah kepala penasehat Bush, termasuk Paulus Wolfowitz dan Donald Rumsfeld juga bekerja sama dengan Osama bin Laden, atau dengan sengaja membiarkan serangan-serangan itu terjadi? Atau dengan kata lain, apakah itu pekerjaan jahat? Sebagian pakar menduga pembiaran tragedy tersebut adalah langkah pemerintah AS untuk mendapatkan dukungan parlemen secara penuh dalam aksi penyerangan ke kantong-kantong “teroris” dan musuh –musuh AS, serta memanipulasi pemikiran global tentang terorisme.
Pakar teori konspirasi percaya, dan menunjuk sebuah katalog yang berisi dugaan-dugaan ketidakkonsistenan terhadap "versi yang resmi" dari serangan tersebut. Banyak dari klaim-klaim teknik konspirasi yang diekspos oleh majalah Popular Mechanics pada bulan Maret 2005, selagi klaim-klaim yang lain disangkal oleh logika sederhana. Majalah tersebut menyebutkan: Jika pesawat udara yang ditabrakkan ke Pentagon itu tidak hancur, seperti yang beberapa kali dikemukakan, lalu di manakah pesawat dengan nomor penerbangan 77 tersebut beserta para awak dan penumpangnya berada?
Di dalam banyak teori konspirasi, ketidakcakapan birokratis sering membuat kesalahan dalam konspirasi. Pemerintah yang sangat efisien, banyak pengetahuan, dan kapabel - begitu penuh penalaran – dimana serangan seperti itu tidak dapat dimungkinkan terjadi, ternyata telah digagalkan oleh pekerjaan buruk dalam mendeteksi atau merespon kejadian sebelum terjadinya serangan-serangan itu. Suatu hal sulit untuk dipercaya
.
7. Konspirasi Pemanasan Global
Masalah global membutuhkan solusi global. Demikian yang sering disebut oleh para pemimpin dunia. Dan itu juga yang mereka lakukan ketika berkumpul di Bali pada Desember 2007 untuk membicarakan isu ini. Pada konferensi tersebut yang kelihatannya mencapai keputusan dengan sangat payah, Amerika Serikat dibawah pemerintahan Bush dianggap sebagai anak nakal karena dengan enggan menyetujui resolusi bersama itu. Dan Al Gore mengecam pemerintahan Bush karenanya.
Ketika Al Gore merilis film dokumenternya yang berjudul "An Inconvenient Truth" yang mendapat Oscar, seakan-akan kita mengetahui hanya ada satu kebenaran. Manusia adalah oknum dan kambing hitam atas lenyapnya gumpalan-gumpalan es di kutub, atas meningkatnya suhu bumi dan atas bencana-bencana alam yang terjadi. Namun sebagian ilmuwan menentang pendapat Gore.
Pemanasan global adalah sebuah hoax, klaim para ilmuwan dari kubu kontra Al Gore. Suhu bumi sesungguhnya hanya berubah sekitar 1 derajat Fahrenheit dalam tempo satu abad. Plus, planet tercinta ini telah mengalami periode zaman es dan periode hangat tanpa ada campur manusia. Ilmuwan yang beranggapan seperti ini, salah satunya adalah Steven Milloy yang memiliki gelar dalam bidang Natural Science dan gelar master dalam Biostatistik dari Universitas John Hopkins. Ia adalah salah satu juri bagi American Association for The Advancement of Science Awards dan ia pernah diminta oleh kongres Amerika untuk bersaksi mengenai masalah-masalah lingkungan.
Milloy berkata bahwa pemanasan global adalah "Ibu dari segala ilmu pengetahuan sampah". Ia merujuk kepada perubahan-perubahan suhu bumi yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia. Ia juga merujuk kepada protokol Kyoto yang dianggapnya sebagai suatu lelucon. Protokol ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas karbon dunia menjadi 8% pada tahun 2012. 8% adalah level emisi pada tahun 1990. Dan Amerika (dibawah Bush) menjadi anak nakal yang menolak protokol ini, kali ini ia juga mendapat dukungan negara-negara Eropa.
Tentu saja Amerika dan Eropa akan bersikap seperti itu. Sebuah studi dari Rusia (bukan Amerika) menunjukkan bahwa konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer berada pada level sekitar 370 PPM (Parts per Million) dan bila protokol Kyoto diikuti, maka hal itu hanya akan merubah 1 atau 2 PPM saja pada tahun 2012.
Dengan menggunakan data yang disediakan oleh mereka yang mempromosikan Protokol Kyoto, jika setiap negara meratifikasi protokol tersebut, temperatur global rata-rata hanya akan berkurang sekitar 0,0015 derajat centigrades. Pada level ini, dibutuhkan 667 tahun dan $100 Trilyun untuk menurunkan suhu bumi sebanyak 1 derajat centrigades. Dan satu lagi, ketika kita, manusia dianggap sebagai kambing hitam penyebab pemanasan global, EPA (Environmental Protection Agency) memperkirakan bahwa 25% emisi gas metana yang dilepas ke Atmosfer berasal dari kotoran ternak.
Tidak heran banyak orang yang mengatakan bahwa isu pemanasan global adalah salah satu strategi untuk menghasilkan keuntungan bagi pihak-pihak terkait. Tentu saja bagi mereka, pihak-pihak terkait tersebut adalah Al Gore dan Friends, dan Gore dituding memaksakan terjadinya konspirasi kelas dunia ini.
Pada tahun 2006, Al Gore terbang (dengan pesawat pribadi) dari rumah megahnya di Tennesse ke Hollywood dan kemudian berkeliling dengan limosin dimana dia menerima Oscar untuk film dokumenternya "An Inconvenient Truth" yang memperingati bahaya pemanasan global dan bahaya pemakaian berlebihan bahan bakar fosil.
orang awam yang melihat film karya Gore kebanyakan akan mempercayai isi film tersebut. Namun para ilmuwan yang jeli menemukan banyak kebohongan dari film itu. Gore secara sederhana menyatakan bahwa manusialah penyebab pemanasan global. Padahal sekelompok ilmuwan bereputasi tinggi di dunia menolak teori tersebut (termasuk Edwin Aldrin, manusia kedua yang berjalan di bulan).
Ternyata diketahui para ilmuwan yang setuju dengan Gore adalah ilmuwan-ilmuwan yang menerima donasi besar dari pemerintahan Clinton (ketika Gore menjadi wakil presiden). Entahkah mereka setuju dengan Gore karena didanai Gore atau Gore hanya mendanai ilmuwan yang sepaham dengannya, masih tidak jelas.
Contoh kebohongan dari film Gore adalah klaim bahwa Pemanasan global akan menaikkan permukaan laut setinggi 20 kaki (6,09 meter), padahal sebenarnya hanyalah 23 Inci (58,42 cm). Ia juga mengklaim bahwa beruang kutub sedang berada dalam bahaya. Padahal tidak demikian sebenarnya.
Film itu juga menunjukkan foto-foto glasier yang berkurang, namun ia tidak menyebut glasier-glasier lain yang terus bertambah. Gore juga menyebut Glasier Kilimanjaro yang terus berkurang akibat pemanasan global. Tapi ia tidak mengatakan bahwa Glasier Kilimanjaro telah berkurang sejak 1880, jauh sebelum kadar CO2 meningkat di bumi.
Gore juga mengklaim bahwa peningkatan kadar karbondioksida di atmosfer telah meningkatkan suhu global. Anehnya pada tahun 2005, sebuh studi oleh Journal Science menemukan sebaliknya. Peningkatan suhu bumilah yang telah memicu peningkatan kadar karbondioksida.
Bahkan tamparan yang paling memalukan bagi Gore datang dari ABC News yang menemukan salah satu cuplikan dalam film dokumenter tersebut adalah potongan film "The Day after Tomorrow". Bukan hanya itu, para ilmuwan kemudian menemukan bahwa perubahan suhu bumi ternyata disebabkan oleh peningkatan aktifitas badai matahari, peningkatan aktivitas gunung api bawah laut, dan sistem arus laut yang kompleks. Hal ini diperkuat oleh temuan NASA baru-baru ini bahwa perubahan suhu bumi dalam beberapa dekade ini ternyata diakibatkan oleh peningkatan aktivitas badai matahari, bukan karena anda tidak mencabut charger HP anda dari stop kontak ketika sudah selesai menggunakannya.
Plus, sesungguhnya ada trend penurunan suhu global sejak 1998. (Ya..anda tidak salah baca). Data terbaru Juni 2009 menunjukkan Suhu bumi mengalami penurunan sebanyak 74 derajat Fahrenheit sejak Gore merilis "An Inconvenient Truth" pada tahun 2006.
Gore, yang telah menjadi panglima utama dalam gerakan pemanasan global sendiri memiliki rumah seluas 10.000 kaki persegi di Nashville yang memiliki 20 kamar tidur dan 8 kamar mandi. Sementara menyarankan orang lain untuk menghemat energi, Gore menghabiskan 221.000 kilowatt jam pada tahun 2006 untuk rumah mewahnya. Rata-rata penggunaan satu rumah tangga di Amerika pada tahun itu adalah 10.656 kilowatt jam.
Ketika Gore menerbangkan pesawatnya yang menghabiskan banyak bahan bakar, ia membeli kredit karbon dari broker-broker (seperti saham). Sebagai imbalannya, mereka yang menjual kredit karbon itu akan menerima reward yang bisa digunakan untuk proyek-proyek lingkungan hidup. Pembeli kredit karbon itu, dalam hal ini Gore, akan disebut "Carbon Neutral" karena walaupun ia melepas banyak karbon ke udara, ia menciptakan keseimbangan antara melepas dan mengurangi karbon. Brilian kan ?
Gore membeli kredit karbonnya dari Generation Investment Management LLP, sebuah perusahaan yang didirikan tahun 2004. Gore adalah pendiri dan Chairman dari perusahaan itu. Dengan kata lain, Gore bisa tetap menjalani hidup mewahnya, menjadi pujaan aktivis, menerima Nobel dan kaya raya. Penjualan kredit karbon di dunia meningkat dari $6 juta di tahun 2004 menjadi $110 juta pada tahun 2006.
Pada waktu sekitar konser Live Earth Concert 7/7/7 yang diselenggarakan oleh keluarga Rothschild, Al Gore mengumumkan akan ada pajak karbon dalam skala Global untuk memerangi pemanasan global. Bagi pemerintah duniayang sepakat dengan Gore, ini berarti pemasukan tambahan. Bukankah menyenangkan apabila pemerintahan mendapat pemasukan tambahan ? Namun bagi masyarakat akan ada pajak tambahan bagi bahan bakar yang dibeli.
Para ilmuwan terbelah dua dalam soal pemanasan global dan mengajak kita untuk melihat sisi lain dari suatu persoalan. Isu pemanasan global dianggap akan menjadi "teori evolusi" lainnya. Para ilmuwan akan terus berdebat mengenai penyebab dan dampaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar